Beberapa Jenis Wawancara Kerja Yang Perlu Diketahui

wawancara kerja

Interview atau wawancara kerja adalah merupakan salah satu tahapan yang harus dilalui setiap pencari kerja. Interview dapat menjadi hal yang membuat cemas, utamanya untuk fresh graduate yang belum begitu berpengalaman dalam tes kerja. Walaupun begitu, pelamar yang telah memiliki pengalaman pun kadang dapat gugup ketika proses interview. Terkadang ada pertanyaan-pertanyaan tidak terduga ketika interview yang dapat menentukan seorang pelamar lolos atau gagal. Sebelum mengetahui apa saja pertanyaan yang biasanya diajukan ketika proses wawancara kerja, ada baiknya kamu mengenal dulu beberapa jenis wawancara kerja. Apa saja jenis-jenis interview tersebut? Berikut beberapa diantaranya. Mari kita simak bersama. 1. Interview Empat Mata Jenis interview seperti ini ialah yang paling sering dilakukan oleh perusahaan. Sifatnya cenderung umum sehingga membuat pelamar kerja merasa mudah lolos dalam seleksi tahap ini. Wawancara jenis ini seringnya dilaksanakan secara ‘one on one’. Satu pewawancara akan menghadapi satu kandidat dan mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang biasanya cenderung umum. Misalnya pertanyaan mengenai biodata, tempat tinggal, riwayat pendidikan, memiliki interest di bidang apa, hingga pengalaman kerja. Walaupun terlihat tidak sulit, wawancara kerja jenis ini tetap wajib dipelajari tehnik-tehniknya. 2. Interview Panel Wawancara kerja jenis ini seringnya dilaksanakan setelah pelamar kerja lolos tahap interview empat mata. Wawancara jenis ini akan dilakukan dengan format satu kandidat berhadapan dengan beberapa pewawancara sekaligus, biasanya minimal tiga pewawancara. Interview panel acap kali menambah rasa gugup dan cemas pelamar kerja karena biasanya pewawancara berasal dari divisi yang berbeda dan mengajukan pertanyaan yang berbeda juga. Meski berbeda, umumnya jenis pertanyaannya memiliki inti yang sama dimana pelamar kerja dituntut untuk dapat menjawab pertanyaan sekaligus menunjukkan kemampuan dan potensi yang dimiliki dalam membuat perusahaan lebih maju. 3. Interview Langsung dalam Job Fair Ketika terdapat job fair, seringnya dilakukan wawancara secara langsung. Bahasa lainnya walk in interview. Jenis wawancara kerja seperti ini serignya mirip dengan jenis wawancara one on one. Ragam pertanyaannya juga cenderung standar dan tidak melebar ke hal-hal yang lebih dalam karena keterbatasan waktu. 4. Interview Lewat Telepon Selain wawancara yang mengharuskan untuk bertatap muka secara langsung, ada juga wawancara yang bisa dilakukan jarak jauh. Wawancara lewat telepon biasanya dilaksanakan ketika calon kandidat berada di lokasi yang jauh. Proses interview lewat telepon ini tetap jangan dianggap remeh karena perusahaan memiliki penilaian tersendiri lewat cara menjawab pertanyaan ataupun lewat intonasi suara. 5. Interview Lewat Video Call Perkembangan terknologi khususnya dunia internet memungkinkan orang untuk dapat berkomunikasi jarak jauh. Hal ini menyebabkan semakin berkembangnya tehnik interview dalam menyeleksi pelamar kerja terbaik bagi perusahaan. Terlebih dengan adanya pandemi, interview lewat video call semakin intens dilakukan. Pada dasarnya wawancara jenis ini sama dengan tatap muka, namun dilakukan melalui teknologi video call dan dilakukan dari tempat yang berlainan. Karena membutuhkan teknologi, jadi kelancaran koneksi internet harus sangat diperhatikan supaya tidak menghambat jalannya wawancara. 6. Interview Sambil Makan Siang Meskipun jenis interview yang ini masih belum begitu familiar di Indonesia, namun bukan berarti tidak ada. Interview ini terkesan santai namun lebih berisi. Biasanya dilakukan untuk mencari calon pegawai top level perusahaan yang membutuhkan obrolan-obrolan panjang namun santai. Seringnya, sesi interview seperti ini dilaksanakan bersama beberapa anggota yang lain…